Tema:Romance,remaja
Sinopsis:Sahabat yang memperebutkan cinta yang sama.Mereka harus saling bersaing untuk mendapatkan cinta seorang wanita cerdas,menarik dan pemalu tersebut.Sama-sama keras kepala mereka bersaing keras demi mendapatkan gadis itu.Siapakah gadis itu?Baca cerita ini.
"The love of a triangle."
Namaku Rino Louis Afrian.Seorang anak yang terpampang dan mapan dari pengusaha batu bara itulah perkerjaan ayahku.Ibuku seorang ibu rumah tangga biasa karena tidak diperbolehkan banyak kegiatan oleh ayahku.Aku mempunyai teman kecil yang cukup unik dia adalah Hamdani akbar setiawan.Dia dari keluarga yang tidak begitu terpampang.Hidupnya dibilang cukup sederhana,tidak sepertiku yang serba ada.
Kita berdua sama sama anak kampung yang kumuh saat dulu.Mungkin karena kami berdua pindah ke kota,kami terlihat lebih rapih dan elegan.Omong omong ayah Hamdani adalah supir pribadi ayahku dan ibunya suka membantu ibuku memasak.Jadi tidak heran kita berdua menjadi teman yang akrab.Saat ku tau dia adalah orang yang sederhana,aku mulai belajar darinya bagaimana menyesesuaikan diri dengan keadaan,ekonomi dan keadaan terdesak yang tidak terduga.
Dia juga mengajariku pelajaran matematika tapi dia tidak begitu paham dengan bahasa Inggris.Oleh karena itu aku mengajarinya karena aku sering diajak pergi oleh ayah keluar negeri.Sejak kecil aku dengan ayah sering travelling bersama dengan keluarga dan tentunya keluarga Hamdani juga.Ya mungkin bisa 1 tahun sekali kita keluar negeri.Entah itu ke Brazil,Germany,Inggris,Usa,Canada dan lainnya.
Saat menginjak remaja aku dengan Hamdani jadi semakin dekat layaknya kakak dan adik.Walau tidak serumah,kita tetap sering melakukan sesuatu bersama.Entah itu mengerjakan pr,bermain futsal,basket,dan lainnya kita lakukan bersama.Aku selalu bertanya bagaimana anak ini bisa selalu bersyukur dengan keadaan ini?sedangkan aku selalu mengeluh.
Saat masuk bangku SMA pertama kalinya aku dan Hamdani berada di sekolah yang sama.Kita berdua sama-sama mengambil jurusan IPA.Ya kata orang sih jurusan IPA itu anaknya pinter-pinter,ganteng,famous,bla bla dan bla.Tetapi menurutku biasa saja,karena tak ada yang harus diistemewakan disini.Aku dengan Hamdani tidak mendapat kelas yang sama.Ya kurang srek aja rasanya kalo tidak ada dia.
Aku dengan Hamdani sama-sama saling berjuang demi menjadi yang terbaik di kelas dan selalu berprestasi di sekolah.Tetapi semua itu berubah saat anak baru bernama Kamelia Ananda Fatimah memasuki sekolahku.Aku tidak tau apa yang salah dengan hati ini...seketika saat dia memasuki sekolah hawa pertemanan aku dengan Hamdani menjadi berbeda.Kita berdua justru sama-sama saling memperebutkan gadis tersebut.
Dengan sikapnya yang pandai,cantik nan pemalu tersebut semakin membuatku penasaran akan dirinya.Hamdani yang mencuri start lebih dahulu untuk berkenalan dengannya dia memang selalu lebih dulu jika urusan perempuan."Aku yang kaya begini aja masih mementingkan masa depan dan prestasiku."-Kataku dalam hati.Tetapi aku juga tidak mau kalah dengan Hamdani,rasanya tidak adil kalah dengan anak supir pribadi ayahku.
Dengan perjuangan dan sebagai lelaki yang elegan tentunya aku akan mengusahakan yang terbaik demi mendapatkan gadis tersebut.Saat aku bertemu dengannya ku tak ragu menyapa dan langsung mengajaknya berbincang kecil.....
"Hey kamu anak baru itu yaa?"-Kataku
"Eh iyaaa...Kamu Rino ya yang menjuarai sekolah lomba sains dengan Hamdani?"-Kamelia
"Iyaa aduh jadi ga enak hehe boleh ngobrol-ngobrol sebentar ga?"-Kataku
"Boleh kok."(sambil tersenyum manis)-Kamelia
"(Ni cewe manis banget ya kalo lagi senyum gitu bikin makin penasaran aja)"-Kataku
"Kok bengong?Rino?duh jangan melihatku begitu aku pergi dulu deh ya lain kali saja."(pergi dengan tersipu malu)-Kamelia
Aku pikir Hamdani pasti mengalami hal sama saat berkenalan dengannya.Sudah lama aku tidak bercanda gurau dengan Hamdani biarkanlah dia adalah pesaing ku sekarang.
Aku belum sempat meminta nomer handphone atau sosmed nya untuk lebih mengetahui tentang dirinya.Bagaimana cara mengobati rasa perasaan ini saat sedang mencintai seseorang?rindu itu teramat sakit jika tidak disampai dan diobati.Aku harap dia setidaknya tau sedikit apa yang kurasakan dengannya.Aku hanya takut diberikan harapan palsu untuk kesekian kalinya dari senyuman gadis gadis bullshit di sekolah ini.
"Continued"
Segitu dulu guys untuk lanjutannya akan post beberapa hari kedepan.
Semoga kalian bisa menikmati sedikit jalan cerita tersebut
Jika ada saran atau commentar silakan commentar di kolom yang sudah disediakan
Ayo ajak teman kalian untuk mengunjungi website ini.Share sebanyak banyaknya
See you again guys.... :)
